<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Alvaresta's Weblog</title>
	<atom:link href="http://alvaresta.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alvaresta.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2009 03:42:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='alvaresta.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/55c004a5ab3b92bf6d77526bb6f4a820?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Alvaresta's Weblog</title>
		<link>http://alvaresta.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alvaresta.wordpress.com/osd.xml" title="Alvaresta&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://alvaresta.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>CLoSe HeAd</title>
		<link>http://alvaresta.wordpress.com/2009/03/09/close-head/</link>
		<comments>http://alvaresta.wordpress.com/2009/03/09/close-head/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 03:38:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alvaresta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alvaresta.wordpress.com/2009/03/09/close-head/</guid>
		<description><![CDATA[CloseHead dibentuk pada tanggal 18 Januari 1997 , dengan mengusung aliran melodic bermula dari ide sekelompok anak muda penuh semangat yang menyukai musik yang beraliran Melodic Punk, maka terbentuklah sebuah band yang bernama CloseHead . Pada awal terbentuknya, CloseHead banyak dipengaruhi oleh band-band luar yang bergenre Melodic Punk seperti Not Available, MXPX, Blink 182, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alvaresta.wordpress.com&amp;blog=4780457&amp;post=41&amp;subd=alvaresta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CloseHead dibentuk pada tanggal 18 Januari 1997 , dengan mengusung aliran melodic bermula dari ide sekelompok anak muda penuh semangat yang menyukai musik yang beraliran Melodic Punk, maka terbentuklah sebuah band yang bernama CloseHead . Pada awal terbentuknya, CloseHead banyak dipengaruhi oleh band-band luar yang bergenre Melodic Punk seperti Not Available, MXPX, Blink<br />
182, dan band lainnya. Seiring dengan berjalannya waktu, CloseHead mulai menciptakan lagu-lagunya sendiri dengan harapan semua orang dapat menerima lagu-lagu yang mereka ciptakan. Dalam perkembangannya untuk menciptakan suatu band yang solid, CloseHead banyak melakukan beberapa perombakan dalam segi formasi band. Pada awal terbentuk, CloseHead beranggotakan Aid (guitar Back.Vocal) Lam-Lam (Bass, Back. Vocal), Mario (Vocal. Guitar) dan Ijan (Drum). Kemudian terjadi banyak perombakan pada posisi Vocalist. Akhirnya pada tahun 2001, CloseHead dengan formasi Nannu (Vocal, Guitar), Aid (Guitar, Back. Vocal) Lam-Lam (Bass, Back. Vocal) dan Ijan (Drum) mulai menunjukan eksistensinya di jagad permusikan Indie baik di Bandung maupun luar kota. Setelah 4 tahun bertahan dengan formasi tersebut, akhirnya Nannu dan Ijan memutuskan untuk hengkang dari CloseHead. Sepeninggalan Nannu dan Ijan, CloseHead berjalan dengan 2 personil tetap dan 2 additional player pada Guitar dan Drum. Akhirnya pada tahun 2007, CloseHead mulai berdiri kembali dengan formasi yang baru yaitu, Lam-Lam (Bass, Vocal), Aid (Guitar, Vocal), Bobs (Drum), Anton (Additional Guitar, Back. Vocal) dan Iqbal (Additional Keyboard). Setelah melalui berbagai perkembangan musik khususnya di kota Bandung dan tampil dalam berbagai event musik, CloseHead mulai mencoba menampilkan warna musik mereka sendiri. Dan setelah mengikuti beberapa kompilasi yang bergenre Melodic Punk di Bandung.</p>
<p>CloseHead akhirnya menghasilkan sebuah mini album (EP) yang dirilis pada bulan Juli 2002 oleh My Own Deck Records dengan menampilkan 5 lagu andalannya. Kemudian pada tahun 2007, CloseHead merilis sebuah Split Album bersama Disconnected yang bertitle “DiscoPunkHead” dibawah naungan Heaven Records. Dan di Bandung sendiri, lagu CloseHead telah masuk dalam request line beberapa radio swasta terkemuka di Bandung, dan sebuah lagu CloseHead yang bertitle ‘Berdiri Teman’ sempat menjadi top chart Indie di sebuah radio swasta terkemuka di kota Bandung sampai dengan sekarang. Adapun visi dan misi CloseHead sendiri adalah menjadikan musik sebagai suatu warna kehidupan yang mampu berperan sebagai pelengkap kebutuhan hidup manusia. Dan menampilkan musik yang bisa diterima oleh semua kalangan dan menampilkan yang terbaik bagi para ’Teman’ CloseHead sendiri baik dalam live stages maupun dalam karya musik yang keluarkan.info/booking/kontak Hubungi :</p>
<p>GORDO’S 081572014983 / ANTON 022-70424347<br />
MySpace URL: http://www.myspace.com/closeheadro</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alvaresta.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alvaresta.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alvaresta.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alvaresta.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alvaresta.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alvaresta.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alvaresta.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alvaresta.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alvaresta.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alvaresta.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alvaresta.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alvaresta.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alvaresta.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alvaresta.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alvaresta.wordpress.com&amp;blog=4780457&amp;post=41&amp;subd=alvaresta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alvaresta.wordpress.com/2009/03/09/close-head/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66e5574328b9ac091e8450e7b873933f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">alvaresta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LiNuX</title>
		<link>http://alvaresta.wordpress.com/2009/02/13/linux/</link>
		<comments>http://alvaresta.wordpress.com/2009/02/13/linux/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 01:11:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alvaresta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alvaresta.wordpress.com/2009/02/13/linux/</guid>
		<description><![CDATA[Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun. Nama &#8220;Linux&#8221; berasal dari nama kernelnya (kernel [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alvaresta.wordpress.com&amp;blog=4780457&amp;post=34&amp;subd=alvaresta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun.<br />
Nama &#8220;Linux&#8221; berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.<br />
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).<br />
Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop<br />
(desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric.</p>
<p>Sejarah</p>
<p>Sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.<br />
Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai pada saat itu Linus Torvalds pernah berkata bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri. </p>
<p>MINIX<br />
MINIX, sebuah sistem bertipe Unix yang ditujukan untuk penggunaan akademis dirilis oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987. Kode sumber MINIX 1.0 tercantum dalam bukunya Operating Systems: Design and Implementation. Walaupun dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian ulang tidak diperbolehkan pada saat itu. Hak cipta dari kode sumbernya termasuk ke dalam hak cipta dari bukunya yang dipublikasikan oleh Prentice Hall. Sebagai tambahan, disain versi 16-bit dari MINIX kemudian tidak secara baik diadaptasikan kepada versi 32-bit dari arsitektur Intel 386 yang murah dan populer yang digunakan secara luas di komputer pribadi.<br />
Tahun 1991, Torvalds mulai bekerja untuk membuat versi non-komersial pengganti MINIX sewaktu ia belajar di Universitas Helsinki. Hasil kerjaannya itu yang kemudian akan menjadi kernel Linux.<br />
Pada tahun 1992, Tanembaum menulis sebuah artikel di Usenet, mengklaim bahwa Linux sudah ketinggalan jaman. Dalam artikelnya, ia mengkritik Linux sebagai sebuah sistem operasi dengan rancangan monolitik dan terlalu terpaku dengan arsitektur x86 sehingga tidak bersifat portable, di mana digambarkannya sebagai sebuah &#8220;kesalahan mendasar&#8221;.[10] Tanenbaum menyarankan bahwa mereka yang menginginkan sebuah sistem operasi modern harus melihat kepada sebuah rancangan yang berdasarkan kepada model mikrokernel. Tulisan tersebut menekankan tanggung jawab Torvalds yang berujung kepada sebuah debat tentang rancangan kernel monolitik dan mikrokernel.<br />
Sekarang ini Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu, banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU. Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.<br />
Pengucapan<br />
Pada tahun 1992, Torvalds menjelaskan bagaimana ia mengeja kata Linux:</p>
<p>Torvalds membuat sebuah contoh audio yang berisi suara bagaimana pengejaannya dalam bahasa Inggris dan Swedia. Tetapi, sebuah wawancara dari dokumentasi tahun 2001 Revolution OS mengindikasikan bahwa cara pengejaannya sedikit berubah.<br />
Disain<br />
Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel.<br />
Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel. Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.</p>
<p>Antarmuka pengguna<br />
Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (command line interface atau CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (graphical user interface atau GUI, yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi desktop).<br />
Pada komputer meja, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling popular, walaupun terdapat sejumlah varian antarmuka pengguna. Antarmuka pengguna yang paling populer berjalan di atas X Window System (X), yang menyediakan transparansi jaringan yang memperolehkan sebuah aplikasi grafis berjalan di atas satu mesin tetapi ditampilkan dan dikontrol di mesin yang lain.<br />
GUI yang lain memiliki X window manager seperti FVWM, Enlightenment, Fluxbox dan Window Maker. Manajer jendela menyediakan kontrol untuk penempatan dan penampilan dari jendela-jendela aplikasi individual serta interaksi dengan sistem jendela X.<br />
Sebuah sistem Linux umumnya menyediakan sebuah antarmuka baris perintah lewat sebuah shell, yang merupakan cara tradisional untuk berinteraksi dengan sebuah sistem Unix. Sebuah distro Linux yang dikhususkan untuk lingkungan peladen mungkin hanya memiliki CLI sebagai satu-satunya antarmuka. Sebuah sistem yang tidak memiliki monitor hanya dapat dikontrol melalui baris perintah lewat protokol seperti SSH atau telnet.<br />
Kebanyakan komponen tingkat rendah Linux, termasuk GNU Userland, menggunakan CLI secara ekslusif. CLI cocok untuk digunakan pada lingkungan otomasi tugas-tugas yang repetitif atau tertunda, dan menyediakan komunikasi inter-proses yang sangat sederhana. Sebuah program emulator terminal grafis sering digunakan untuk mengakses CLI dari sebuah Linux desktop.</p>
<p>Pengembangan</p>
<p>Sebuah ringkasan sejarah sistem operasi-sistem operasi bertipe Unix menunjukkan asal usul Linux. Perhatikan walaupun memiliki konsep dan disain arsitektur yang sama, Linux tidak memiliki kode sumber yang tidak bebas seperti halnya Unix atau Minix.<br />
Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.<br />
Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.<br />
Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.<br />
Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan &#8220;distro&#8221;, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.</p>
<p>Komunitas</p>
<p>Sebuah sesi baris perintah menggunakan bash.<br />
Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan. Debian merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya seperti yang Red Hat lakukan dengan Fedora.<br />
Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang dikenal dengan nama Kelompok Pengguna Linux (Linux Users Group atau LUG) mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan, demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis dan instalasi sistem operasi Linux secara gratis. Ada banyak juga komunitas Internet yang menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna Linux. Banyak proyek distribusi dan perangkat lunak sumber terbuka yang memiliki ruang percakapan IRC atau newsgroup. Forum daring merupakan bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contoh: LinuxQuestions.org dan forum Gentoo. Distribusi Linux memiliki [milis]] dengan pembagian topik seperti penggunaan atau pengembangan.<br />
Ada beberapa situs web teknologi yang berfokuskan kepada Linux. Linux Weekly News adalah sebuah cernaan mingguan dari berita-berita yang berkaitan dengan Linux. Sementara itu Linux Journal merupakan majalah Linux daring yang dirilis setiap bulan. Slashdot adalah situs web berita yang berhubungan dengan teknologi yang memiliki banyak berita tentang Linux dan perangkat lunak bebas. Groklaw memiliki berita mendalam tentang kemajuan Linux dan memiliki banyak artikel yang berhubungan dengan kernel Linux serta hubungannya dengan GNU dalam proyek GNU. Majalah Linux cetakan umumnya memiliki cakram sampul yang memuat perangkat lunak atau bahkan distribusi Linux lengkap.<br />
Walaupun Linux secara umum tersedia secara gratis, beberapa perusahaan besar menjalani model bisnis yang terdiri dari penjualan, dukungan dan kontribusi terhadap Linux dan perangkat lunak bebas; ini termasuk Dell, IBM, HP, Sun Microsystems, Novell, dan Red Hat. Lisensi perangkat lunak bebas di mana digunakan Linux secara eksplisit mengakomodasi komersialisasi; hubungan antara Linux dan vendor-vendor individual dapat dilihat sebagai suatu simbiosis. Satu model bisnis yang umum dari pemasok komersial yaitu dengan mengenakan biaya atas dukungan khususnya terhadap pengguna-pengguna kalangan bisnis. Sejumlah perusahaan menawarkan versi bisnis dari distribusi Linux mereka, antara lain berupa dukungan atas paket-paket tak bebas dan alat bantu untuk mengatur sejumlah besar instalasi atau untuk memudahkan tugas-tugas administratif. Model bisnis yang lain adalah dengan memberikan perangkat lunak secara gratis untuk penjualan perangkat keras.<br />
Pemrograman di Linux<br />
Kebanyakan distribusi Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk membangun aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di dalam GNU toolchain, yang terdiri atas GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU build system. GCC menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilator tak bebas (proprietary) untuk Linux antara lain adalah Intel C++ Compiler dan IBM XL C/C++ Compiler.<br />
Kebanyakan distribusi juga memiliki dukungan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman dinamis lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di Linux antara lain adalah C# dengan proyek Mono yang disponsori oleh Novell, dan Scheme. Sejumlah Java Virtual Machine dan peralatan pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek sumber terbuka lainnya seperti Kaffe. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi grafis di Linux adalah GNOME dan KDE. Proyek-proyek ini berbasiskan GTK+ dan Qt. Keduanya mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk Integrated development environment terdapat Anjuta, Code::Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus, MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia adalah Vim dan Emacs.<br />
Penggunaan<br />
Sebagian besar distribusi Linux didisain untuk penggunaan umum di komputer meja dan peladen, tetapi terdapat distribusi yang dikhususkan untuk tujuan dan lingkungan yang berbeda yang tergantung kepada dukungan arsitektur komputer, sistem benam, stabilitas, keamanan, lokalisasi ke wilayah atau bahasa tertentu, kelompok pengguna tertentu, dukungan aplikasi waktu nyata, atau lingkungan desktop tertentu. Beberapa distribusi bahkan mengikutkan hanya perangkat lunak bebas. Sekarang ini ada sekitar tiga ratus distribusi yang secara aktif dikembangkan, dengan sekitar selusin distribusi yang menjadi terpopuler untuk penggunaan secara umum.<br />
Linux adalah sistem operasi yang di-porting secara luas. Kernel Linux awalnya didisain hanya untuk mikroprosesor Intel 80386, sekarang kernel Linux telah jalan di beragam arsitektur komputer antara lain di perangkat hand-held iPAQ berbasis ARM, komputer mainframe IBM System z9, dari peralatan berupa telepon bergerak hingga superkomputer. Terdapat distribusi yang dikhususkan untuk sejumlah kecil arsitektur. Fork kernel ELKS dapat dijalankan di mikroprosesor 16-bit Intel 8086 atau Intel 80286, sementara fork kernel µClinux dapat dijalankan di atas sistem yang tidak memiliki sebuah unit manajemen memori.<br />
Komputer meja<br />
Walaupun masih terdapat kekurangan dalam hal porting Linux untuk beberapa perangkat lunak Mac OS X dan Microsoft Windows untuk domain seperti desktop publishing dan audio profesional, aplikasi yang secara kasar sama dengan aplikasi-aplikasi untuk Mac dan Windows tersebut tersedia di Linux.<br />
Kebanyakan distribusi Linux menyediakan sebuah program untuk melihat daftar ribuan perangkat lunak bebas yang telah diuji dan dikonfigurasi untuk sebuah distribusi yang spesifik. Program-program bebas ini dapat diunduh dan diinstal dengan satu klik tetikus dan sebuah tanda tangan digital menjamin bahwa tidak ada seorangpun yang menambahkan virus atau spyware ke program-program tersebut.<br />
Banyak perangkat lunak bebas yang populer di Windows seperti Pidgin, Mozilla Firefox, Openoffice.org dan GIMP. Jumlah perangkat lunak berbayar di Linux juga semakin bertambah seperti Adobe Flash Player, Acrobat Reader, Matlab, Nero Burning ROM, Opera, RealPlayer, dan Skype. Dalam animasi dan efek visual, terdapat juga perangkat lunak di Linux seperti halnya Windows seperti AutoDesk Maya, Softimage XSI dan Apple Shake. CrossOver merupakan perangkat lunak berbayar berbasis proyek sumber terbuka Wine yang dapat menjalankan versi lama dari Microsoft Office dan Adobe Photoshop. Microsoft Office 2007 dan Adobe Photoshop CS3 diketahui dapat dijalankan<br />
Logo dan Merek Dagang<br />
Ada salah satu kisah (perlu dikonfirmasikan kembali) kenapa Linus menginginkan pinguin sebagai logonya. Saat berjalan-jalan di taman Perth bersama Andrew Tridgell, pembuat program Samba, Linus dipatok oleh Pinguin dan demam selama berhari-hari. Ia pikir karakter pinguin cocok dengan Linux. Badannya agak gemuk, santai, namun jika mematok bisa bikin demam berhari-hari. Dia menggambarkan pinguin maskot ini nantinya berbadan gemuk, agak tersenyum dan sedang istirahat.<br />
Setelah melalui pemilihan selama beberapa waktu, akhirnya diputuskan gambar pinguin yang dibuat oleh Larry Ewing merupakan deskripsi yang paling sempurna menurut keinginan Linus. Maskot ini dinamakan Tux, ditahbiskan sebagai logo Linux pada tahun 1996. Tentang penamaan Tux, merupakan kepanjangan dari Torvald + Unix = Tux.<br />
Linux adalah merek dagang (SN: 1916230) yang dimiliki oleh Linus Torvalds. Linux terdaftar sebagai &#8220;Program sistem operasi komputer bagi penggunaan komputer dan operasi&#8221;. Merek dagang ini didaftarkan setelah ada suatu kejadian di mana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr mulai mengirim surat kepada para distributor Linux dan megklaim trademark Linux adalah hakmiliknya serta meminta royalti sebanyak 10% dari mereka. Para distributor Linux mulai mendorong agar trademark yang asli diberikan kepada Linus Torvalds. Pemberian lisensi trademark Linux sekarang dibawah pengawasan Linux Mark Institute.</p>
<p>Distribusi Linux<br />
Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).<br />
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.<br />
Contoh-contoh distribusi Linux :<br />
 	Ubuntu dan derivatifnya : Ubuntu Muslim Edition Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu, GoBuntu<br />
 	SuSE<br />
 	Fedora<br />
 	Mandriva<br />
 	Slackware<br />
 	Debian<br />
 	PCLinuxOS<br />
 	Knoppix<br />
 	Xandros </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alvaresta.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alvaresta.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alvaresta.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alvaresta.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alvaresta.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alvaresta.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alvaresta.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alvaresta.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alvaresta.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alvaresta.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alvaresta.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alvaresta.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alvaresta.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alvaresta.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alvaresta.wordpress.com&amp;blog=4780457&amp;post=34&amp;subd=alvaresta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alvaresta.wordpress.com/2009/02/13/linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66e5574328b9ac091e8450e7b873933f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">alvaresta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>diNdApObia</title>
		<link>http://alvaresta.wordpress.com/2009/01/30/28/</link>
		<comments>http://alvaresta.wordpress.com/2009/01/30/28/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 01:31:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alvaresta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alvaresta.wordpress.com/2009/01/30/28/</guid>
		<description><![CDATA[dindapobia : meretas jalan musik yang bermutu 26 November 2008 &#124; 15:48:09 Nama kelompok musik Dindapobia dikancah musik Indonesia memang belum dikenal, namun dikalangan penikmat musik Indie, nama band asal Surabaya ini sepertinya sudah tidak asing lagi. Waktu 12 tahun bagi band alumnus SMAN 14 Surabaya sepertinya bukan waktu yang singkat. Perjalanan band ini juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alvaresta.wordpress.com&amp;blog=4780457&amp;post=28&amp;subd=alvaresta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dindapobia : meretas jalan musik yang bermutu<br />
26 November 2008 | 15:48:09<br />
Nama kelompok musik Dindapobia dikancah musik Indonesia memang belum dikenal, namun dikalangan penikmat musik Indie, nama band asal Surabaya ini sepertinya sudah tidak asing lagi. Waktu 12 tahun bagi band alumnus SMAN 14 Surabaya sepertinya bukan waktu yang singkat. Perjalanan band ini juga penuh dengan lika-liku, mulai dari penolakan pasar hingga masalah gonta-ganti personel. Tentu saja ini bukan sebuah Phobia bagi band yang kini digawangi Ogie (guitar&amp;vocal), anto (guitar), fery (bass), edel (drums) dan tari (backing vocal), semuanya bisa dilalui dengan baik hingga terlahirnya album ketiga ini bertitel &#8220;The Triumph&#8221;.</p>
<p>Aroma Pop Punk memang tercium jelas menjadi aliran band yang menggemari sejumlah band asing, seperti BLink 182,Sum 41, RaNcid, Greenday, black flag, hingga Sex Pistol, tak ketinggalan band dalam negeri pun menjadi favorit Dindapobia, yakni Netral dan sejumlah band Indie, seperti Crucial Conflict, the shock dan no fun.</p>
<p>Secara musikal, kemampuan Dindapobia bisa disejajarkan dengan band-band yang sudah mapan, hal ini cukup beralasan karena dari duabelas materi lagu yang dirilis dalam &#8220;The Triumph&#8221; cukup bisa dinilai sebagai album inprocess, menuju kedewasaan bermusik. Kapabilitas dari masing-masing personel dalam bermusik cukup bagus, sehingga terkesan sempurna.</p>
<p>Tidak hanya itu pemilihan syair-syair dalam lagunya juga &#8220;berisi&#8221; dan sarat dengan pesan-pesan. &#8220;Dindapobia ingin memainkan musik yang benar dan murni dari hati, dengan melampiaskan isi hati baik senang atau susah, tanpa adanya paksaan dari manapun,&#8221; aku Dindapobia dalam sebuah situs pertemanan. Simak saja pada lagu &#8220;jangan jadi pecundang&#8221;; Godaan Masa yang kan menjerumuskan kamu/ berlarilah secepatnya jangan sampai terkejar nafsu pembawa petaka/berteriak dan lompatlah setinggi harapan/agar tak lagi menjadi pecundang.</p>
<p>Juga dalam tembang &#8220;Menyerah Sia-sia&#8221;. Dindapobia sepertinya ingin menegaskan kembali dari konsep musiknya yang tidak hanya enak didengar namun juga ada pesan yang diusung. Terus berusaha pantang surutkan langkah/mengalah bukan berarti kalah/menyerah semuakan sia-sia. Juga pada lagu Lawan Terus; Memang hidup penuh liku/tuk bertahan tak mudah/tapi masih banyak kawan/teman sejati disini/ Jangan Mudah Menyerah&#8230;..</p>
<p>Kemampuan bermusik Dindapobia juga bisa disaksikan dalam beberapa lagu, misalkan dalam &#8220;Superman&#8221;, intronya cukup bagus dan nge-rock. Sejumlah lompatan-lompatan ringan dalam irama menjadikan musiknya terdengar variatif dan tidak monoton. Lebih penting lagi, tembang ini menjadi gampang diingat dan easy listening.</p>
<p>Hal serupa juga dilakukan dalam &#8220;Jauh&#8221;, meski intronya ringan, namun sangat pas dengan karakter vokal yang didukung backing vokal wanita (tari). Duet dua vokalis cukup pas dengan suara yang tidak begitu nge-bass.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan lagu andalan Dindapobia, “Bu Pur” yang dijadikan sebagai Hit Single pertama ? Sepertinya pilihan Dindapobia tidak salah, &#8220;Bu Pur&#8221; yang sebenarnya memiliki kepanjangan &#8220;Bulan Purnama&#8221; musiknya tidak berat, mudah diingat dan gampang dimainkan oleh siapapun yang mau. Syairnya pun bagus, yang bertemakan tentang cinta remaja yang menggebu – gebu. &#8220;Kekonyolan&#8221; dalam menulis lirik yang dilakukan Dindapobia juga bisa didengarkan dalam &#8220;Obat Kencing Batu&#8221;, juga dalam &#8220;Superman&#8221;.</p>
<p>Musik dan syair memang tidak sulit untuk dibuat, namun menjadikan musik berbobot dan enak didengar itu tidak kalah penting. Hal ini sedang dibuktikan oleh Dindaphobia. Ditengah maraknya lirik lagu percintaan dan patah hati yang tidak jelas, Dindapobia setidaknya menawarkan konsep cinta yang simpel alias tidak rumit. Tidak hanya itu, pesan menggugah semangat hidup juga banyak dituliskan, termasuk semangat bertempur seperti ditukilkan dalam &#8220;Pasukan Berani Mati&#8221;. Biar tidak penasaran, disarankan untuk memiliki album ini segera!<br />
the triumph dindapobia</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alvaresta.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alvaresta.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alvaresta.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alvaresta.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alvaresta.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alvaresta.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alvaresta.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alvaresta.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alvaresta.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alvaresta.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alvaresta.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alvaresta.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alvaresta.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alvaresta.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alvaresta.wordpress.com&amp;blog=4780457&amp;post=28&amp;subd=alvaresta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alvaresta.wordpress.com/2009/01/30/28/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66e5574328b9ac091e8450e7b873933f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">alvaresta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Blog di WordPress</title>
		<link>http://alvaresta.wordpress.com/2008/11/18/cara-membuat-blog-di-wordpress/</link>
		<comments>http://alvaresta.wordpress.com/2008/11/18/cara-membuat-blog-di-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 02:59:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alvaresta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alvaresta.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[WordPress adalah salah satu blog platform yang banyak digunakan saat ini, WordPress memberikan banyak kemudahan dan kebebasan bagi blogger untuk memodifikasi dan menginstal pluggins. Mungkin ini yang menjadi salah satu faktor yang membuat WordPress banyak disukai oleh para blogger. Hal ini juga yang membuat aku menjadi tertarik dan penasaran apa sebenarnya perbedaan antara WordPress dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alvaresta.wordpress.com&amp;blog=4780457&amp;post=25&amp;subd=alvaresta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left">WordPress adalah salah satu blog platform yang banyak digunakan saat ini, WordPress memberikan banyak kemudahan dan kebebasan bagi blogger untuk memodifikasi dan menginstal pluggins. Mungkin ini yang menjadi salah satu faktor yang membuat WordPress banyak disukai oleh para blogger.</p>
<p align="left">Hal ini juga yang membuat aku menjadi tertarik dan penasaran apa sebenarnya perbedaan antara WordPress dan Blogspot, dimana letak kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk mengetahuinya mari kita coba membuat blog di WordPress.</p>
<h3>Membuat Blog di WordPress</h3>
<p align="left">Untuk mulai membuat blog di WordPress pertama kita harus <a href="http://wordpress.com/signup">membuat account</a> di WordPress. Isikanlah data-data yang diminta pada form pendaftaran. Yang perlu diingat adalah alamat Email harus valid, karena melalui alamat email inilah password kita akan diberikan. Pilihan <strong>Giveme a Blog</strong> maksudnya adalah : jika kita  memilih ini maka nama user yang kita gunakan akan menjadi bagian alamat URL blog  kita nantinya.</p>
<p align="left">Contoh jika nama user yang dimasukkan adalah <strong>namaku</strong> maka  alamat URL kita nantinya menjadi <strong>namaku.wordpress.com</strong>. Jika kita memilih <strong>Just a username, please</strong> maksudnya : kita bisa mengkonfigurasi alamat URL  blog secara manual nantinya.</p>
<p align="left"><strong>Penting</strong> : WordPress tidak seperti Blogspot yang memberikan kesempatan bagi kita untuk mengubah alamat URL blog, sekali alamat tersebut dibuat maka kita tidak bisa mengubahnya lagi. Karena itu pikirkanlah baik-baik dalam menentukan alamat URL ini. <strong>Tips</strong> : carilah alamat URL blog  yang mudah diingat dan sesuai dengan topik dari blog.  Klik tombol <strong>Next  &gt;&gt;</strong> jika sudah menetapkan pilihan.</p>
<p><a href="http://bp1.blogger.com/_sgw3pms54UM/RkrK6XJ8ZtI/AAAAAAAAAbc/1tiJHodrS2M/s1600-h/WordPress+2.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://bp1.blogger.com/_sgw3pms54UM/RkrK6XJ8ZtI/AAAAAAAAAbc/1tiJHodrS2M/s400/WordPress+2.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p align="left">Setelah kita mengklik tombol</p>
<p><strong>Next &gt;&gt;</strong> WordPress akan mengirimkan nama user dan password untuk login ke email yang kita inputkan sebelumnya. Bukalah email tersebut dan cari yang nama pengirimnya WordPress.com, jika belum ada email tersebut tunggu beberapa saat.</p>
<p align="left">Sambil menunggu kita bisa  memasukkan data diri pada form yang ditampilkan selanjutnya, klik tombol <strong>Save  Profile</strong> jika sudah selesai.</p>
<p align="left">
<p align="left"><a href="http://bp1.blogger.com/_sgw3pms54UM/RkrK6XJ8ZuI/AAAAAAAAAbk/6pCH0Gh--Jg/s1600-h/WordPress+1.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://bp1.blogger.com/_sgw3pms54UM/RkrK6XJ8ZuI/AAAAAAAAAbk/6pCH0Gh--Jg/s400/WordPress+1.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p align="left">Sekarang lihat lagi email kamu, biasanya email yang dikirim WordPress sudah sampai. Buka dan klik pada link yang diberikan untuk mengaktifkan account yang baru saja dibuat. Maka akan mucul tampilan yang berisi pemberitahuan bahwa account kita sudah diaktifkan.</p>
<p align="left">Sekarang kita sudah bisa <a href="http://wordpress.com/wp-login.php">login</a> menggunakan nama user dan  password yang diberikan. Masukkan nama user dan password, klik tombol <strong>Login</strong>.  Selanjutnya kita akan dibawa menuju halaman depan dari WordPress.</p>
<p>Untuk masuk ke Dashboard carilah menu dropdown yang bertuliskan <strong>My Account</strong>. Lalu pilih <strong>Global Dashboard</strong>. Dashboard merupakan panel  utama kita untuk mengatur berbagai hal yang berkaitan dengan blog.<br />
<a href="http://bp0.blogger.com/_sgw3pms54UM/RkrK6HJ8ZsI/AAAAAAAAAbU/F2Xp_9ubLpQ/s1600-h/WordPress+3.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://bp0.blogger.com/_sgw3pms54UM/RkrK6HJ8ZsI/AAAAAAAAAbU/F2Xp_9ubLpQ/s400/WordPress+3.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Sekarang kita bisa mulai mengatur berbagai hal yang berhubungan dengan Blog melalui layar Dasboard ini. Dari sisi tampilan ternyata WordPress memang lebih menyenangkan dan nyaman untuk dilihat. Ini juga yang menjadi salah satu faktor yang membuat WordPress disukai.</p>
<p>Nah&#8230; menurut kamu mana yang lebih baik ? untuk menjawabnya mungkin sangat tergantung dari masing-masing pribadi. Agar lebih mengenal WordPress kita harus belajar lebih banyak tentang WordPress ini.</p>
<p align="left">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alvaresta.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alvaresta.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alvaresta.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alvaresta.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alvaresta.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alvaresta.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alvaresta.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alvaresta.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alvaresta.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alvaresta.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alvaresta.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alvaresta.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alvaresta.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alvaresta.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alvaresta.wordpress.com&amp;blog=4780457&amp;post=25&amp;subd=alvaresta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alvaresta.wordpress.com/2008/11/18/cara-membuat-blog-di-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66e5574328b9ac091e8450e7b873933f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">alvaresta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp1.blogger.com/_sgw3pms54UM/RkrK6XJ8ZtI/AAAAAAAAAbc/1tiJHodrS2M/s400/WordPress+2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bp1.blogger.com/_sgw3pms54UM/RkrK6XJ8ZuI/AAAAAAAAAbk/6pCH0Gh--Jg/s400/WordPress+1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bp0.blogger.com/_sgw3pms54UM/RkrK6HJ8ZsI/AAAAAAAAAbU/F2Xp_9ubLpQ/s400/WordPress+3.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
